Pages

Rabu, 26 Desember 2012

Proteksi Katodik dan Proteksi Katodik Anoda Korban

1. Proteksi Katodik

Proteksi katodik adalah suatu cara perlindungan korosi secara elektrokimia di mana reaksi oksidasi pada sel galvanik dikonsentrasikan pada anoda dan menghilangkan korosi pada katoda. Struktur yang akan dilindungi secara listrik dibuat negatip sehingga bertindak sebagai katoda. Elektroda yang lain secara listrik dibuat positip dan bertindak sebagai anoda hingga tercipta suatu sistem rangkaian arus listrik searah tertutup sebagaimana hanlnya bila sepotong logam terkorosi. Sistem ini membutuhkan anoda, katoda, aliran listrik di antara keduanya dan adanya elektrolit. Dengan kata lain, penerapannya hanya mungkin bila struktur yang diproteksi dan anoda berada pada hubungan secara langsung baik secara elektronik maupun elektrolit. Proteksi katodik dapat diterapkan dengan dua cara, yaitu :

Kamis, 13 Desember 2012

Bahaya Korosi/Karat

Salah satu potensi yang menyebabkan kegagalan komponen industri adalah korosi. Korosi adalah reaksi elektrokimia antara logam dan lingkungannya, baik secara eksternal maupun internal. Korosi adalah proses alamiah yang menyerang sebagian logam di bawah kondisi lingkungan korosif. Sebagian besar operator telah melaporkan bahwa sebanyak 60% dari biaya kerusakan industri secara langsung berkaitan dengan korosi. Oleh karena itu, untuk memprediksi terjadinya korosi dan persiapan mencegah secara dini akibat ditimbulkan korosi harus ditemukan. Karena kegagalan akibat korosi akan menimbulkan biaya yang tinggi baik untuk memperbaiki, biaya tinggi dalam arti kehilangan produk atau produk yang terkontaminasi, biaya tinggi dalam hal pencemaran dan kerusakan lingkungan dan pada akhirnya dapat menimbulkan biaya tinggi dalam hal keselamatan manusia.

Senin, 12 November 2012

Coating Jalan Hidup

Tidak pernah terpikir sebelumnya untuk saya masuk pada dunia coating, bagi saya ini adalah dunia yang baru dan penuh dengan tantangan. Sebelumnya latar belakang pendidikan saya adalah tekhnik informatika yang tentunya saya hanya terbiasa dengan komputer, jaringan, software, hardware dan lain-lain. Tapi kali ini saya dihadapkan dengan sebuah dunia baru yang tidak terlalu saya ketahui yaitu “COATING”. Saya sendiri kurang memahami apa sebenarnaya coating itu, Yang terlintas di pikiran saya “Untuk apa sih coating?”, “manfaatnya apa sih coating?” dan masih banyak sekali pertanyaan yang ada di kepala ini. Yang saya tahu coating itu hanya sebatas mengecat dinding rumah, pagar, atau paling mentok motor dan mobil (Decorative), dan saya pun tidak memperdulikannaya karena saya sendiri kurang tertarik dan tidak memperhatikan coating itu sendiri.
Hingga suatu hari saya masuk dunia kerja pertama saya setelah lulus sekolah di PT. Tosanda Dwi Sapurwa yang bergerak di bidang jasa Coating dan Supliers Painting an Blasting Equipment, saya sendiri bingung kenapa saya bisa masuk kesitu mugkin pada saat itu saya hanya berpikiran apapun pekerjaan yang tersedia akan saya ambil dan karena target sebelumya pun setelah lulus pendidikan saya ingin langsung bekerja. Dengan  latar belakang pendidikan yang dimiliki sangat berbeda tentunya menimbulkan rasa cemas, rasa ragu dan kehawatiran pun muncul di benak dan juga segudang pertanyaan terus menghinggapi kepala ini, “Apa saya mampu melakukannya?”, “Apa saya bisa berikan kontribusi yang maksimal bagi perusahaan?”, saat itu saya hanya bisa berusaha untuk meyakinkan diri ini bahwa apabila saya punya kemauan untuk bekerja keras saya yakin pasti akan mampu menghadapi dan menjalakan bidang ini dengan baik dan maksimal.

Minggu, 11 November 2012

Korosi


gambar_9_16
Korosi adalah peristiwa perusakan logam akibat terjadinya reaksi kimia dengan lingkungan yang menghasilkan produk yang tidak diinginkan. Lingkungan dapat berupa asam, basa, oksigen dari udara, oksigen didalam air atau zat kimia lain. Perkaratan besi adalah peristiwa elektrokimia sebagai berikut :
-   Besi dioksidasi oleh H2O atau ion hydrogen
Fe(s) → Fe2+(aq) + 2e- (oksidasi)
2H+ (aq) → 2H(aq) ( reduksi )
-   Atom-atom H bergabung menghasilkan H2
2H(aq) → H2(g)
-   Atom-atom H bergabung dengan oksigen
2H(aq) + ½ O2(aq) → H2 O(l)
-   Jika konsentrasi H+ cukup tinggi (pH rendah), maka reaksi
Fe + 2H+ (aq) → 2H(aq) + Fe2+ (aq)
2H(aq) → H2(g)
-   Ion Fe2+ juga bereaksi dengan oksigen dan membentuk karat (coklat keerah-merahan ) dengan menghasilkan ion H+ yang selanjutnya direduksi menjadi H2-
4Fe2+ (aq) + O2(aq) + 4H2 O(l) + 2xH2 O(l) → 2Fe2O3H2O)x(s) + 8H+
Reaksi totalnya menjadi
4Fe(s) + 3O2(aq) + 2x H2 O(l) → 2Fe2O3H2O)x(s)